Vertigo adalah salah satu bentuk gangguan keseimbangan dalam
telinga bagian dalam sehingga menyebabkan penderita merasa pusing dalam artian
keadaan atau ruang di sekelilingnya menjadi serasa ‘berputar’ ataupun melayang.
Vertigo menunjukkan ketidakseimbangan dalam tonus vestibular. Hal ini dapat
terjadi akibat hilangnya masukan perifer yang disebabkan oleh kerusakan pada
labirin dan saraf vestibular atau juga dapat disebabkan oleh kerusakan
unilateral dari sel inti vestibular atau aktivitas vestibulocerebellar .
definisi vertigo
Perkataan vertigo berasal dari bahasa Yunani vertere yang
artinya memutar (2). Pengertian vertigo adalah : sensasi gerakan atau rasa
gerak dari tubuh atau lingkungan sekitarnya, dapat disertai gejala lain,
terutama dari jaringan otonomik akibat gangguan alat keseimbangan tubuh.
Vertigo (sering juga disebut pusing berputar, atau pusing tujuh keliling)
adalah kondisi di mana seseorang merasa pusing disertai berputar atau
lingkungan terasa berputar walaupun badan orang tersebut sedang tidak bergerak. Gejala
nya sendiri seseorang akan merasa dirinya berputar atau lingkungan nya yang
berputar atau pula bergerak.
Vertigo
menurut gejala yang ditimbulkan memiliki 4 jenis vertigo di antaranya :
§
Vertigo
sentral yang terjadi pada otak sentral manusia, ditandai dengan
kondisi/kejadian yang tidak normal pada pusat keseimbangan otak manusia.
§
Vertigo
peripheral yang biasanya dialami sebagian manusia, terdapat pada sistem
pendengaran atau lebih tepatnya pada saluran kanalis semisirkularis yang
mengalami gangguan. Vertigo peripheral juga berfungsi sebagai pengontrol
keseimbangan tubuh manusia
§
Vertigo
Vestibuler, yang menyerang organ vestibuler atau saraf vertibulokoklear
ditandai dengan benda yang berada disekitarnya terasa naik turun
§
Vertigo
non-vestibuler, yang terjadi karena sistem regulator keseimbangan, kesalahan
proses informasi pada sistem saraf pusat.
Penyebab Umum Penyakit
Vertigo
Beberapa penderita vertigo juga bisa mengalami gangguan vertigo tanpa
disadari. Biasanya vertigo ini disebabkan oleh kondisi tertentu secara umum.
Dibawah ini adalah beberapa macam penyebab umum sakit vertigo.
·
Konsumsi
kafein yang berlebihan.
·
Konsumsi
alkohol dan kebiasaan merokok yang cukup tinggi.
·
Konsumsi
obat-obatan tertentu dalam jangka waktu panjang.
· Gaya
hidup yang buruk sehingga menyebabkan obesitas, tingkat kolesterol yang tinggi,
tingkat gula darah tinggi dan kurang istirahat.
· Kekurangan
cairan dan aktifitas yang padat.
·
Berbagai
penyakit pembuluh darah.
Apa Saja Gejala Penyakit Vertigo?
Beberapa
orang selalu menyimpulkan bahwa vertigo selalu disertai dengan putaran dan
gangguan pendengaran. Namun pada dasarnya vertigo juga memiliki gejala awal.
Mengenali gejala awal bisa menjadi cara yang penting untuk mencari perawatan
yang paling tepat. Gejala ini bisa terjadi kapan saja dan bisa pergi tanpa
perawatan.
Berikut ini
adalah beberapa gejala awal vertigo.
1.
Rasa
sakit kepala yang sangat hebat seperti kepala sakit jika digerakkan ke salah
satu arah.
2.
Puratan
yang hebat ketika kepala bergerak, goyang maupun bangun dari tidur.
3.
Rasa
ingin muntah disertai dengan mual yang hebat.
4. Reaksi
mata yang kurang peka karena jika ada gerakan mendadak maka kepala menjadi
lebih pusing.
5.
Keringat
dingin.
6.
Gangguan
pendengaran saat sakit kepala.
7.
Pandangan
menjadi kabur dan semua objek terlihat ganda.
8.
Tubuh
akan terasa lebih lemah dan sulit untuk melakukan aktifitas.
9.
Nafsu
makan menurun dan sulit untuk menelan makanan.
Pantangan Penderita Vertigo
Pantangan
bagi penderita vertigo lebih banyak pada perhatian pola makanan dan pola hidup
secara teratur dan terkontrol untuk mencegah dan mempercepat masa penyembuhan
vertigo. Diantaranya menghindari dan mengurangi masakan yang digoreng, makanan
dan masakan yang memakai santan kental, berbagai jenis kue dan selai (martabak,
mentega, keju, susu), masakan jeroan ayam maupun sapi, masakan yang mengandung
bumbu kemasan, semua jenis telur. Selain itu, buah-buahan yang berkulit tebal
(durian, nangka, jengkol) pun demikian dengan minuman es atau yang mengandung
alkohol
Obat Vertigo Secara Alami
Banyak cara
yang dapat dilakukan untuk mencegah, mengurangi risiko atau menyembuhkan
penyakit vertigo. Vertigo meskipun belum ditemukan obat yang langsung
menyembuhkan secara total, namun dapat mengurangi gejala-gejalanya dengan
menggunakan beberapa obat alami/tradisional diantaranya ramuan obat vertigo terdiri dari bunga matahari, jahe, telur ayam
dan air putih. Di samping itu, ada pula ramuan lain yang dapat dibuat seperti
temulawak, daun dan buah bunga melati, jeruk nipis, dan madu.
Selain obat
vertigo berbahan tradisional, penderita vertigo dapat disembuhkan dengan
menggunakan obat khusus sebagai upaya mengurangi vertigo ringan sesuai anjuran
dokter. Obat vertigo tersebut seperti dimenhydrinate, diazepam (valisanbe),
lorezepam (zypras), meclizine, scopolamine, atau prochlorperazine. Di samping
itu, ada pula beberapa obat vertigo khusus untuk menghilangkan secara langsung
vertigo seperti flunarizine, betahistin mesilat (mertigo). Meskipun fungsinya
menyembuhkan, namun dapat kambuh kembali sewaktu waktu.
Sementara
itu, selain metode pengobatan di atas, seseorang penderita dapat memilih
alternatif terapi atau disebut latihan vestibular sebagai cara alami mencegah
vertigo sedini mungkin. Diantaranya yaitu
§
Berdiri
tegak membuka dan menutup mata yang dilakukan berulang-ulang minimal 5 kali
§
Menggerakkan
kepala dengan berputar yang dilakukan 3 kali
§ Menghadapkan
kepala ke atas, lalu secara perlahan diturunkan hingga menghadap ke bawah, kemudian menghadapkan lagi ke atas dan seterusnya dilakukan hingga 3 kali
§
Melatih
kepala dengan gerakan memiringkan, menempelkan telinga ke pundak selama 15
menit, lalu dilakukan secara bergantian
§
Duduk dengan
posisi punggung lurus dan mata terbuka, lalu berdiri dengan mata tertutup, dan
seterusnya hingga 3 kali
§
Melatih mata
dengan menggerakkan bola mata secara horizontal dengan terbuka, dan terus
diulang hingga 3 kali
Obat-obatan yang Bisa Digunakan
§ Serangan vertigo yang dapat
ditangani dengan obat adalah:
§ Vertigo yang disebabkan vestibular neuritis atau
penyakit Meniere.
§ Vertigo sentral.
§ Vertigo tanpa penyebab jelas.
Durasi minum obat yang diberikan dokter tergantung pada
tingkat keparahan vertigo, tapi biasanya untuk setengah sampai dua minggu.
Obat-obat yang umumnya diberikan adalah:
Prochlorperazine
Prochlorperazine akan memblokir pengaruh senyawa kimia
otak yang disebut dopamin. Obat ini membantu meredakan mual dan muntah yang
parah akibat vertigo.
Efek samping dari prochlorperazine adalah
tremor (gemetar), gerakan tubuh atau wajah yang tidak terkendali, serta rasa
kantuk.
Antihistamin
Antihistamin akan memblokir pengaruh senyawa
kimia yang disebut histamin. Obat ini dapat digunakan untuk meredakan mual,
muntah, serta gejala vertigo yang lebih ringan. jenis antihistamin yang
biasanya akan diberikan dokter adalah cinnarizine, cyclizine, dan promethazine theoclate.
Selain kantuk, obat ini juga mungkin akan menyebabkan efek
samping seperti sakit kepala dan sakit perut.
Betahistine yang digunakan untuk mengobati penyakit Meniere
dan gangguan keseimbangan lain juga memiliki cara kerja yang mirip dengan
antihistamin. Obat ini biasanya diberikan untuk jangka panjang, tapi
keefektifannya berbeda-beda pada tiap orang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar